Pagi jam 5 sudah siap di kantor UPT BP Kromengan. Karena jam 5.30 diharapkan petani dan peternak anggota studi banding ke Ampelgading dan Tirtoyudo sudah siap berangkat. Teryata waktu yang sudah disepakati molor hingga jam 6.30 belum lagi masih belok lagi untuk mengambil konsumsi dan anggota lainya yang tidak sempat datang ke kantor.
Sampai di tempat kecamatan Ampelgading waktu sudah menunjukan jam 10.00 siang ini sudah molor 1 jam dari terget yang dijadwalkan panitia.
Pertemuan dengan peternak kambing perah sampai dengan jam 11.30 siang belum lagi ke kecamatan Tirtoyudo untuk melihat budidaya pisang mas dan pegolahan hasil. Dan teryata untuk menuju ke lokasi budidaya pisang mas ini jauuuuuh sekali sekitar 18 Km dari Kecamatan Tirtoyudo. ini yang memakan waktu cukup lama sehingga acara yang telah disusun menjadi berantakan, dan acara ke pantai sendang biru menjadi batal.
Panitia telah berusaha sebisa mungkin mengatur jadwal dengan baik tetapi karena medan dan antusias dari para anggota studi banding untuk terus menggali berbagai persoalan yang dihadapinya maka waktu menjadi molor.
Panitia juga manusia yang kadang punya banyak kesalahan dalam mengatur jadwal dan membatasi waktu. Ini adalah pengalaman berharga demi kesuksessan penyelenggaraan yang akan datang. mohon maaf atas kitidak nyamanan layanan kami(Capek dech........)
BerbaGI iLMU
Manusia sebagai makhluk individu dan juga sebagai makhluk sosial, maka selayaknya jika kita juga saling berbagi ilmu demi kebaikan bersama, demikian sambutan dari bapak Anton selaku kepala UPT BP Kecamatan Ampelgading dalam sambutanya dalam acara penyambutan anggota kelompok tani se kecamatan kromengan yang akan menimba ilmu di tempatnya.
Ini adalah moment yang baik untuk saling berbagi ilmu demi kebaikan dan kemajuan bersama. Tentunya banyak ilmu yang didapat serta wawasan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi diwilayah kromengan. Semoga saja dengan studi banding seperti ini petani dan peternak di kromengan mau dan termotivasi untuk mengembangkan potensi diwilayah masing-masing kelompok tani.
Ini adalah moment yang baik untuk saling berbagi ilmu demi kebaikan dan kemajuan bersama. Tentunya banyak ilmu yang didapat serta wawasan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi diwilayah kromengan. Semoga saja dengan studi banding seperti ini petani dan peternak di kromengan mau dan termotivasi untuk mengembangkan potensi diwilayah masing-masing kelompok tani.
APA ITU KAMBING PERAH????
Banyak orang tidak mengira jika kambing juga bisa di perah untuk diambil susunya. Oleh karena itu untuk mengobati rasa penasaran para petani dan peternak Kecamatan Kromengan UPT BP Kromengan mengadakan studi banding ke Kecamatan Ampelgading untuk melihat dari dekat bagaimana budidaya kambing perah, dan pengelolahan susu kambing.
Dari hasil penjelasan peternak kambing perah di Ampelgading teryata tidaklah sukar untuk mendapatkan susu kambing. Hanya saja perlu adanya kemauan untuk mau dan ulet mengembangkan susu kambing ini. Karena potensi hasil dari kambing perah sangat menjanjikan. Banyangkan saja jika 0,5 liter susu kambing atau disebut kefir ini mampu dijual kepasaran dengan harga 25.ooo rupiah.Padahal setiap kambing yang diperah mampu menghasilkan 2 - 2.5 liter tiap hari.
Dari hasil penjelasan peternak kambing perah di Ampelgading teryata tidaklah sukar untuk mendapatkan susu kambing. Hanya saja perlu adanya kemauan untuk mau dan ulet mengembangkan susu kambing ini. Karena potensi hasil dari kambing perah sangat menjanjikan. Banyangkan saja jika 0,5 liter susu kambing atau disebut kefir ini mampu dijual kepasaran dengan harga 25.ooo rupiah.Padahal setiap kambing yang diperah mampu menghasilkan 2 - 2.5 liter tiap hari.
MELIHAT DARI DEKAT KAMBING PERAH (Hasil study banding ke Amplegading)
Salah satu program dari UPT BP Kromengan untuk bulan Maret 2011 adalah mengajak para petani se Kecamatan Kromengan untuk melihat dari dekat keberhasilan rekan-rekan dari Kecamatan Ampelgading yang telah berhasil mengembangkan peternakan kambing perah.
Dalam kesempatan ini para petani Kec kromengan diajak untuk melihat bagaimana budidaya, management, dan pengolahan serta pemasaran hasil susu kambing (Kefir).
Dari hasil studi banding ini diharapkan para petani di Kromengan tertarik untuk mengembangkan kambing ditempatnya, karena selama ini petani atau peternak di Kromengan hanya memelihara kambing untuk dimbil anak serta dagingnya saja.
Diharapkan dengan studi banding seperti ini para petani dan peternak di kecamatan Kromengan terbuka wawasanya dan dapat memperoleh pengalaman baru sehingga dapat menggali dan mengembangkan
potensi diwilayahnya masing-masing
Dalam kesempatan ini para petani Kec kromengan diajak untuk melihat bagaimana budidaya, management, dan pengolahan serta pemasaran hasil susu kambing (Kefir).
Dari hasil studi banding ini diharapkan para petani di Kromengan tertarik untuk mengembangkan kambing ditempatnya, karena selama ini petani atau peternak di Kromengan hanya memelihara kambing untuk dimbil anak serta dagingnya saja.
Diharapkan dengan studi banding seperti ini para petani dan peternak di kecamatan Kromengan terbuka wawasanya dan dapat memperoleh pengalaman baru sehingga dapat menggali dan mengembangkan
potensi diwilayahnya masing-masing
PERTEMUAN KELOMPOK TANI MEKARTANI IV
Pertemuan kelompok tani "Mekartani IV" desa jambuwer bertempat di lahan atau sawung milik petani dusun kemiri.
Dalam pertemuan ini membahas tentang berbagai persoalan tentang budidaya padi dan permasalahanya. Diantara persoalan yang tengah dihadapi petani dusun kemiri desa jambuwer adalah mulai banyaknya terjadi serangan hama wereng yang sangat meresahkan petani. Karena mereka sudah pernah mengalami serangan ini pada sekitar tahun 1970 an serangan hama wereng begitu dasyatnya sehingga para petani tidak panen atau gagal panen.
Memang dengan adanya serangan wereng ini akan mengakibatkan tanaman padi akan mengalami kerdil rumput, dan mengakibatkan tidak keluarnya malai. Ini sangat merugikan para petani. Maka dari itu pertemuan ini sangat bermanfaat bagi petani setempat selain mendapatkan tambahan ilmu juga mendapatkan bantuan obat-obatan untuk mencegah terjadinya ledakan hama wereng di desa Jambuwer.
Dalam pertemuan ini membahas tentang berbagai persoalan tentang budidaya padi dan permasalahanya. Diantara persoalan yang tengah dihadapi petani dusun kemiri desa jambuwer adalah mulai banyaknya terjadi serangan hama wereng yang sangat meresahkan petani. Karena mereka sudah pernah mengalami serangan ini pada sekitar tahun 1970 an serangan hama wereng begitu dasyatnya sehingga para petani tidak panen atau gagal panen.
Memang dengan adanya serangan wereng ini akan mengakibatkan tanaman padi akan mengalami kerdil rumput, dan mengakibatkan tidak keluarnya malai. Ini sangat merugikan para petani. Maka dari itu pertemuan ini sangat bermanfaat bagi petani setempat selain mendapatkan tambahan ilmu juga mendapatkan bantuan obat-obatan untuk mencegah terjadinya ledakan hama wereng di desa Jambuwer.
JARING SEKAT
Kecamatan Kromengan selain memiliki potensi pertanian, dan perkebunan juga menyimpan potensi perikanan yang besar. Namun sayang sekali untuk komoditi perikanan ini masih belum tergarap secara maksimal. Karena berbagai hambatan mulai dari permodalan, bibit, bimbingan dari pihak terkait. Padahal jika sektor perikanan ini dikelola dengan baik maka tidak menutup kemungkinan kec. Kromengan akan menjadi pemasok utama kebutuhan perikanan tawar.
Jaring sekat yang ada di kec. Kromengan tersebar di wilayah dusun Balokan dan Dusun Rekesan Desa Jambuer. dalam setiap sekat bisa ditebar bibit ikan mujaer, ikan tombro, atau bandeng dengan kisaran 6000 sampai 60000 bibit ikan.
Semoga saja ke depan sektor perikanan juga menjadi komoditi andalam kecamatan Kromengan.
Jaring sekat yang ada di kec. Kromengan tersebar di wilayah dusun Balokan dan Dusun Rekesan Desa Jambuer. dalam setiap sekat bisa ditebar bibit ikan mujaer, ikan tombro, atau bandeng dengan kisaran 6000 sampai 60000 bibit ikan.
Semoga saja ke depan sektor perikanan juga menjadi komoditi andalam kecamatan Kromengan.
PERTEMUAN KELOMPOK JAYA II
Pertemuan kelompok tani Jaya II dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2011 bertempat di ketua kelompok tani Jaya II (Bpk Nurkalim) dusun Balokan Desa Kromengan kec. Kromengan. Dalam pertemuan ini membahas berbagai hal tentang persoalan yang dihadapii
petani, selain permasalahan yang sering terjadi juga tentang restrukturisasi pengurus kelompok yang memihih wakil, sekertaris dan bendahara baru.
Dalam pertemuan ini juga hadir kemitraan dari PT. Sadana yang berkecimpung dalam kemitraan tembakau rakyat. Dusun Balokan merupakan daerah yang sangat potensional untuk pengembangan tembakau.Untuk itu petani sangat antusias dalam menyambut datangnya pola kemitraan ini, selain juga dari dinas pertanian memberikan bantuan untuk budidaya tembakau ini yaitu mulai dari subsidi benih, pupuk sampai dengan subsidi pengelolahan (pasca panen). Semoga saja dalam perjalanya tidak mengalami hambatan yang berarti.
petani, selain permasalahan yang sering terjadi juga tentang restrukturisasi pengurus kelompok yang memihih wakil, sekertaris dan bendahara baru.
Dalam pertemuan ini juga hadir kemitraan dari PT. Sadana yang berkecimpung dalam kemitraan tembakau rakyat. Dusun Balokan merupakan daerah yang sangat potensional untuk pengembangan tembakau.Untuk itu petani sangat antusias dalam menyambut datangnya pola kemitraan ini, selain juga dari dinas pertanian memberikan bantuan untuk budidaya tembakau ini yaitu mulai dari subsidi benih, pupuk sampai dengan subsidi pengelolahan (pasca panen). Semoga saja dalam perjalanya tidak mengalami hambatan yang berarti.
Langganan:
Postingan (Atom)






